CARA MENAWARKAN ASURANSI

asuransi_penawaranCARA MENAWARKAN ASURANSI

 

 

Sebelum kita membahas tentang cara menawarkan asuransi terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu Asuransi ?

Asuransi adalah produk yang saat ini banyak diperlukan. Banyak orang yang telah menggunakan jasa asuransi baik untuk kesehatan, jiwa atau harta mereka. Banyak jenis asuransi yang bisa anda temukan dipasaran. Mulai dari asuransi kesehatan, pendidikan, kecelakaan kerja, asuransi jiwa, asuransi untuk kendaraan dan berbagai jenis lain. Asuransi merupakan produk yang bisa anda manfaatkan untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan, bencana alam atau hal lainnya. Memanfaatkan asuransi dapat menjadi salah satu jalan agar anda bisa merasa lebih nyaman untuk menjalani waktu-waktu mendatang.

 

CARA MENAWARKAN ASURANSI YANG BAIK

Anda tidak perlu khawatir jika ada kejadian mendadak yang mungkin merugikan anda sesuai dengan asuransi yang anda miliki. Jika anda menjual produk asuransi, mungkin anda merasa bahwa menjual asuransi tidak mudah. Asuransi memang memiliki banyak keuntungan namun tidak sedikit orang yang menolak menggunakan asuransi karena kondisi keuangan. Banyaknya penyedia asuransi juga bisa menjadi kendala lain yang anda temui. Bagaimana cara menawarkan asuransi yang baik?

 

  1. Niat

 

Bulatkan niat anda dan katakan pada diri anda bahwa anda bisa melakukan penjualan. Katakan juga pada diri anda bahwa menjual asuransi adalah hal yang mudah. Motivasi yang positif akan mendorong anda untuk memunculkan ide kreatif yang memudahkan anda melakukan penjualan.

 

  1. Kenali calon nasabah

 

Asuransi yang berbeda tentu ditujukan kepada calon nasabah yang berbeda, maka anda harus mengenali karakteristik calon nasabah anda. Pengenalan ini akan memudahkan anda untuk menawarkan asuransi pada calon nasabah. Anda juga akan mengetahui kira-kira kebutuhan seperti apa yang akan muncul dari calon nasabah dan bagaimana perusahaan anda memenuhi kebutuhan tersebut.

 

  1. Kuasai product knowledge dan materi dari asuransi anda

 

Menguasai product knowledge tentu menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai ketika calon nasabah bertanya mengenai asuransi anda atau cara klaim anda tidak menguasai jawabannya. Jika perlu persiapkan jawaban yang akan anda berikan kepada calon nasabah. Lakukan analisa mengenai pertanyaan yang akan diajukan oleh calon nasabah.

 

  1. Pelajari teknik bertanya yang tepat

 

Teknik bertanya yang tepat harus anda pelajari sebelum memulai menawarkan asuransi. Teknik bertanya ini harus menggiring calon nasabah untuk mengatakan iya dan menyadari bahwa asuransi yang anda tawarkan penting bagi mereka. Lebih jauh lagi anda perlu membuat jalan pemikiran calon nasabah yang sejalan dengan anda. Jangan gunakan bahasa yang kaku dan terkesan menggurui. Anda juga bisa menawarkan asuransi dengan teknik persuasif yang menekankan aspek emosional. Jika anda bisa menyentuh aspek emosional akan lebih mudah bagi anda untuk memancing ketertarikan calon nasabah untuk menggunakan asuransi yang anda tawarkan.

 

  1. Berikan contoh pada calon nasabah

 

Calon nasabah akan melakukan riset terkait asuransi yang anda tawarkan. Benarkah asuransi yang anda tawarkan dapat memberikan kebutuhan proteksi bagi dirinya. Apakah asuransi yang anda tawarkan bagus dan klaimnya mudah. Anda bisa menjawab berbagai pertanyaan dari calon pembeli tersebut dengan memberikan contoh. Berikan contoh nasabah yang telah berhasil melakukan klaim. Hal ini mungkin sepele, namun contoh yang anda berikan bisa bersifat persuasif bagi calon nasabah untuk menggunakan asuransi anda.

 

  1. Minta referensi dari nasabah atau klien anda

 

Mintalah referensi dari klien anda. Anda juga bisa meminta tolong klien atau nasabah untuk mengajak teman atau saudaranya untuk menggunakan asuransi anda. Cara ini akan mudah untuk menarik calon nasabah baru. Cerita tentang kredibilitas asuransi anda dari orang terdekat calon nasabah akan lebih mudah membuat mereka tertarik daripada anda sendiri yang menjelaskan.

 

kata_penawaran_asuransiCARA MENAWARKAN ASURANSI DENGAN PERTANYAAN

 

  1. Pendapat Prospek

Tanyakan pada prospek Anda tentang pendapatnya soal asuransi. Biarkan mereka mengeluarkan apa yang mereka ketahui tentang asuransi.

 

  1. Menyisihkan uang pendidikan

Kalau calon prospek Anda memiliki Anak, tanyakan apakah dia menyisihkan uang untuk pendidikan anaknya. Jelaskan berapa biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan anak setelah 15 tahun kedepan.

Kalau saat ini membutuhkan biaya kuliah 100 juta misalnya, maka dalam waktu 15 tahun kedepan dengan asumsi tingkat inflasi pertahun sebesar 10 %, maka bisa kita pastikan biaya kuliah pada waktu itu berkisar 250 juta rupiah.

 

  1. Bagaimana kalau mereka mengalami suatu kecelakaan

Berikan pertanyaan apakah mereka memikirkan kalau dalam waktu 15 tahun kedepan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti kecelakaan yang menyebabkan cacat fisik atau meninggal dunia.

Siapa yang akan menanggung pendidikan anak mereka? Tentunya, mereka tidak ingin anak tercintanya menjadi seorang gelandangan karena putus sekolah.

Cobalah memberikan pertanyaan yang membuat Anda bisa lebih berbaur dengan calon prospek dalam waktu yang singkat itu. Perbanyaklah melemparkan pertanyaan.

Perlu diingat, dari semua perkataan Anda kemungkinan hanya sekitar 10% yang didengar oleh prospek yang bersangkutan.

 

Selebihnya, faktor terjualnya produk asuransi Anda adalah nada, ekpresi wajah dan bahasa tubuhlah yang berperan penting.

 

CARA MENAWARKAN ASURANSI YANG EFEKTIF

Tips Cara menawarkan asuransi yang baik sebenarnya lebih tepat dengan cara soft selling

, tujuan akhirnya tetap menjual namun tidak secara agresif langsung promosi. Cara ini lebih menitikberatkan pendekatan dan komunikasi yang efektif. Berikut ini adalah cara melakukannya :

 

  1. Pendekatan yang tulus.

    Artinya, kita berkenalan dan mengadakan pendekatan terhadap prospek jangan karena ada maunya. Tidak jarang seorang agen yang ditolak penawarannya langsung menjauh, tentu ini akan membuat prospek merasa dijadikan target pemasaran atau terget penjualan, inilah yang membuat prospek menjadi tidak berkenan. Yang perlu dilakukan adalah tetap jalin komunikasi seperti biasa walaupun ditolak, karena mereka tetap berpotensi menjadi nasabah, biasanya mereka hanya butuh waktu untuk berpikir dan mempertimbangkan segala sesuatunya.

 

  1. Gali kebutuhan prospek

    Langkah yang penting, cara ini sudah banyak dibuktikan para agen senior dalam memasarkan asuransi. Kebanyakan … prospek yang menolak asuransi itu biasanya mereka tidak memahami kebutuhan proteksi. Tugas agen adalah hanya bercerita untuk menumbuhkan kesadaran bahwa setiap keluarga membutuhkan jaminan keuangan, jika sakit ada yang menanggung biayannya, jika tulang punggung meninggal ada jaminan keuangan untuk kelangsungan hidup keluarganya, dan jika sudah tua maka ada yang memberikan jaminan hari tua berupa dana pensiun.

 

  1. Luruskan pemahaman asuransi.

    Jika orang mendengar istilah asuransi, tentu ada 2 komentar, pertama pasti ada yang bilang bahwa asuransi itu membawa kerugian dan dalih – dalih lainnya yang tentu harus diluruskan untuk memotivasi calon nasabah. Kedua, tentu komentar baik dari mereka yang sudah merasakan manfaat asuransi. Manfaat baik inilah yang perlu diceritakan oleh agen dengan menunjukkan bukti nyata.

 

  1. Sampaikan ide solusi.

    Prospek yang sudah terbuka pemikirannya, tentu akan menanyakan manfaat apa yang akan diterima dari asuransi. Agen asuransi dituntut memiliki product knowledge yang baik, syukur – syukur dia juga memakai produknya sendiri, artinya disamping sebagai agen … dia juga sekaligus nasabah dari perusahaannya sendiri, ini akan menjadi nilai tambah yang akan menumbuhkan keyakinan calon nasabah. Namun intinya, apa yang menjadi kebutuhan nasabah harus ter-cover oleh manfaat asuransi yang anda tawarkan.

 

  1. Tunjukkan bukti dan kesaksian.

    Memberikan bukti adalah cara memasarkan atau menjual asuransi yang baik, karena ini akan menjadi inspirasi dan motivasi bagi calon nasabah untuk mendapatkan manfaat asuransi jika terjadi risiko seperti pada bukti klaim yang ditunjukkan. Lalu bagaimana jika agen baru dan belum memiliki bukti klaim dari nasabahnya, anda bisa minta bantuan dari leader anda, mereka akan membantu anda dengan memberi bukti klaim kepada anda.

 

  1. Selalu minta referensi.

    Biasanya ini adalah teknik yang selalu dilakukan untuk memasarkan asuransi, karena memang penting sekali. Agen yang konsisten menerapkan cara ini akan mendapatkan tingkat penjualan yang baik dan konsisten. Apa pun yang terjadi, apakah penawaran anda diterima atau ditolak, selalu minta referensi, minta daftar orang – orang terdekat dari prospek yang boleh kita hubungi. Jika sebelumnya kita sudah menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan prospek, tentu ini bukan hal yang sulit.

Okay kawan,, sepertinya sampai sini sudah jelas ya,, kalau misal ingin informasi lebih lanjut tentang CARA MENAWARKAN ASURANSI, jangan sungkan untuk hubungi kami dengan klik link di bawah ini :


AGAR BERMANFAAT, BAGI MELALUI :

CARA PROSPEK ASURANSI DENGAN ORANG TIDAK DIKENAL

CARA PROSPEK ASURANSI DENGAN ORANG TIDAK DIKENAL

Anda seorang agen asuransi baru ?

atau justru yang sudah berpengalaman tapi kurang banyak jualannya ?

Nah, Anda tepat sekali baca artikel dari AsuranSIP ini. Kali ini kami akan bahas tentang bagaimana cara prospek asuransi dengan masyarakat awam atau orang yang tidak kita kenal.

Sebenarnya hal ini lumrah terjadi, bagi setiap pemasar atau kalau di industri asuransi bernama Agen Asuransi. Sebab saya pribadi pun juga awalnya seperti itu.

Kita sering kebingungan saat awal – awal mau prospek. Apalagi mau prospek asuransi dengan orang yang tidak kita kenal sebelumnya. Hati dag dig dug, kepala tiba – tiba pusing, keluar keringat, atau kadang tiba – tiba muncul rasa malas masuk ke rumah orang prospekan kita.

Itulah tandanya kita memang lagi gugup. Oleh karena itu, AsuranSIP akan berikan beberapa tips cara prospek asuransi yang sudah terbukti.

cara prospek asuransi dengan orang tidak dikenal

CARA PROSPEK ASURANSI DENGAN ORANG TIDAK DIKENAL

Ilmu cara prospek ini awalnya tentu kami dapatkan dengan belajar juga.

Ya,, seperti yang Anda lakukan saat ini dengan jalan baca – baca artikel tentang cara prospek di internet. Kemudian bisa langsung dipraktekkan.

Okay kawan, sebelum kami lanjutkan pembahasan cara prospek asuransi ini, saya sampaikan kepada Anda untuk baca artikel ini sampai selesai ya 😀 biar lebih paham secara mendalam tentang cara prospek.

TIPS CARA PROSPEK ASURANSI DENGAN ORANG TIDAK DIKENAL

Beberapa hal yang perlu kita siapkan dahulu sesaat sebelum prospek asuransi, yaitu :

  1. Yakin dengan produk jasa asuransi yang kita jual. Bisa dalam bentuk yakin keunggulannya dibanding asuransi lain, yakin dengan layanan saat klaim serta yakin benefitnya akan bermanfaat.
  2. Cari tahu dulu apa yang kemungkinan jadi kebutuhan dari calon prospek kita. Hal ini bisa kita lihat dari backgroundpekerjaannya ataupun menggunakan data lainnya.

Dua faktor di atas sangatlah fundamental. Kita harus siap dari dalam juga siap mengorek kebutuhan prospek kita apa.

Setelah Anda siap di poin nomor satu tentang produk asuransi kita, cara prospek asuransi berikutnya adalah tahu kebutuhan prospek atau market kita.

Tapi bagaimana caranya tahu kebutuhan prospek kita ?

Pada dasarnya manusia (termasuk prospek asuransi kita) mempunyai kebutuhan alamiah, diantaranya :

  1. Prospek kita butuh Kenyamanan dan Kepastian.
    Pada poin ini, Anda bisa berikan “GARANSI” akan layanan asuransi Anda. Hal ini juga bisa Anda solusikan dengan bukti Pembayaran Klaim untuk jenis asuransi yang sejenis.
  2. Prospek kita butuh Variasi. 
    Ambil contoh sederhananya adalah orang yang suka dengan bakso diberikan bakso kesukaannya setiap hari selama 1 bulan saja, apa yang terjadi?

    Dari sini Anda bisa tarik kesimpulan bahwa prospek kita juga perlu variasi produk asuransi yang kita tawarkan. Sebab bisa jadi mereka sudah punya produk asuransi tertentu sebelumnya.

    jaminan asuransi kebakaran rumah
    jaminan asuransi kebakaran rumah
  3. Prospek kita butuh Love, Connection atau Relationship.
    Sering kali ada tipe orang yang bingung dalam mengambil keputusan dan mereka mencari referensi. Ketika diberitahu bahwa ini produk terlaris maka mereka cenderung lebih mudah mengambil keputusan.

    Contohnya saat kita prospek bisa kita gunakan kata – kata “Ini adalah Produk Terlaris” atau “BEST SELLER”, maka ada kecenderungan prospek kita untuk ikut-ikutan.
  4. Prospek kita butuh hal yang Eksklusif atau Berbeda.
    Tidak jarang mereka berani bayar mahal agar tampak berbeda dari yang lain. Ini terjadi pada saat kita jualan produk Asuransi Umum ataupun Asuransi Jiwa.

    Secara teknisnya, kita bisa gunakan beberapa kata – kata di bawah ini :
    √ “Ini adalah Produk Asuransi Eksklusif,tidak semua pelanggan kami tawarkan ini”,
    √ “Promo Asuransi Mobil Ini Hanya berlaku 7 hari ini”
  5. Prospek kita butuh Sesuatu untuk Jadi Lebih Baik.
    Anda bisa memanfaatkan celah kebutuhan manusia yang satu ini untuk digunakan dalam copywriting penawaran Pastikan Anda tahu apa yang dirasakan prospek Anda, tahu apa yang sedang mereka butuhkan. Jadikan produk Anda sebagai solusi dari persoalan mereka, contoh:
    √ “Sudah Saatnya Mengganti Asuransi Mobil Lama Anda Dengan Yang Baru Yang Lebih Baik”. Dengan membeli asurani mobil yang lebih baik, Anda merasa lebih tenang jika terjadi klaim suatu saat.

    √ “Inilah Saat Terbaik Anda Untuk Mendapatkan Asuransi Rumah Impian Anda”, dengan asurani rumah, Anda merasa tenang saat terjadi kebakaran di rumah tetangga.
  6. Prospek kita butuh Rasa Berarti atau Bermakna dalam Hidupnya.

    asuransi menabrak mobil orang lain
    menabrak mobil orang lain

Seseorang akan lebih berarti jika membeli sesuatu tidak hanya bermanfaat bagi dirinya tapi juga untuk sesama. Contohnya pada Tambahan Jaminan Tanggung Jawab Hukup Pihak Ketiga (Liability) pada asuransi kendaraan dan asuransi kecelakaan diri.
Misalnya kendaraan Anda menabrak gerobak pedagang bakso, maka tentunya Anda merasa berkewajiban mengganti kerugian yang terjadi. Di sinilah fungsi dari Tambahan Jaminan Asuransi Liabiliry.

WAH.. WAH.. WAH…. SUDAH LENGKAP PENJELASANNYA YA!

Secara garis besar, dengan melihat 6 tipe kebutuhan manusia (termasuk prospeka asuransi Anda), selanjutnya Anda bisa temukan “HOT BUTTON” apa yang bisa Anda jualin ke prospek :

  • Apa yang Paling DIINGINKAN prospek ?
  • Apa yang Paling DITAKUTKAN prospek ?
  • Apa MIMPI Prospek yang ingin Anda bantu ?
  • Apa KEBUTUHAN Prospek yang ingin Anda penuhi ?
  • Apa MASALAH Prospek yang ingin Anda selesaikan ?

Kalau sudah paham tentang HOT BUTTON si Prospek Asuransi, tinggal KITA JUALIN 😀

Nah, kawan,, bahkan saat kita proses jualan pun ada tekniknya. Yaitu teknik agar jualan kita lebih Convert atau Berhasil. Anda bisa gunakan JURUS CARA PROSPEK ASURANSI DENGAN ORANG TIDAK DIKENAL :

  1. Teknik “YA… YA… YA…” ; artinya Anda buat prospek Anda berkata “Ya” sebanyak – banyaknya.
    Contoh 1 : “Produk Asuransi ini cantik sekali bu ya??==> jawabannya “Iya”
    Contoh 2 : “Oh ya, ngomong – ngomong rencana Bapak mau bayar dicicil atau langsung lunas ?” ==> jawabannya “dicicil / lunas”
    KUNCI dari teknik cara prospek yang pertama ini adalah :

    – Jangan biarkan prospek berkata “Nggak”, “ Tidak” ataupun hal – hal yang serupa.
    – Arahkan pikiran si prospek untuk menyetujui pernyataan Anda.
    – “Ya” yang terulang akan membentuk suatu pola. Sebuah penilitan menunjukkan bahwa diperlukan 3 – 8 jawaban “Ya” agar pola ini benar – benar terbentuk.
  2. Teknik “Yang Nanya Yang Menang” ; artinya Jangan menghentikan percakapan berakhir di Anda.
    Contoh :
    Calon Pembeli (Prospek) : “Wah harganya MAHAL !”
    Agen Asuransi : “Iya bu, dari sananya emang mahal” ==> CLOSING GAGAL

    SEHARUSNYA JAWAB ;
    Agen Asuransi :

    Jawaban 1 : “Oh iya bu, memang mahal.. Tapi sebelumnya mohon maaf, ibu membandingkannya dengan apa ya?”
    Jawaban 2 : “Memang mahal bu,,, tapi sebentar, bukankah ibu menginginkan produk asuransi yang memang berkualitas dan terjamin?”
    Jawaban 3 : “Oh gitu,,, menurut ibu, berapa harga yang pantas untuk produk asuransi ini?”
    KUNCI dari teknik cara prospek kedua ini adalah :
    – Setiap kali si prospek mengungkapkan keberatannya, ketika Anda jawab, selalu Anda akhiri dengan pertanyaan balik.
    – Jangan pernah menghentikan percakapan berakhir di Anda. Langsung tanya balik.
    – Agen Asuransi yang hebat itu bukan yang BANYAK NYEROCOS, tapi banyak tanya. Tanya dengan cara yang elegant.
    cara menang prospek asuransi
  3. Teknik “1,2,3” : artinya Anda berikan 3 keuntungan secara ringkas dalam satu penawaran.
    Contoh 1 : “kalau ibu pakai produk ini, ibu akan lebih sehat, lebih cantik, dan lebih terlihat 10 tahun lebih muda. Coba saja bu..”
    Contoh 2 : “Produk ini lebih murah, lebih mudah klaimnya, bahkan dapat double claim saat kecelakaan menimpa Anda”
    KUNCI dari teknik cara prospek yang ketiga ini adalah :

    – Anda berikan 3 keuntungan secara ringkas dalam satu penawaran.
    – Orang biasanya suka dengan produk yang manfaatnya banyak

Sebenarnya masih ada beberapa teknik closing atau cara prospek asuransi dengan orang tidak dikenal. Namun akan kami bahas dalam sesi selanjutnya.

Jadi tetap pantau berbagai ulasan dari AsuranSIP ini. Janga lupa daftarkan email Anda untuk menerima artikel terbaru dari kami.

HUBUNGI ADMIN ASURANSIP UNTUK KEBUTUHAN ASURANSI DAN PERTANYAAN :

AGAR BERMANFAAT, BAGI MELALUI :
Call Now Button